Tidak sedikit diantara kita yang belum mengetahui tentang pengertian dari makhorijul huruf itu sendiri.

Maka oleh sebab itu, hal ini dirasa penting untuk dibahas.
Pengertian Secara Bahasa
Makhorijul huruf dari segi bahasa berasal dari fiil madhi: خَرَجَ yang berarti keluar. Lalu kemudian dijadikan ber-wazan مَفْعَلٌ yang ber-sighat isim makaan, maka menjadi مَخْرَجٌ.Bentuk jamaknya adalah مَخَا رِجٌ . Oleh sebab itu, makna Makhorijul Huruf ( مَخَا رِجُ الْحُرُوْفِ ) adalah tempat-tempat keluarnya huruf.
Secara bahasa, makhraj umum dapat diartikan sebagai tempat keluar.
مَوْضِعُ الْخُرُوْجِ
Artinya: Tempat keluar.
Pengertian Secara Istilah
Makhraj adalah:
هَوَ اِسْمٌ لِلْمَحَلِّ الَّذِيْ يُنْشَأُ مِنْهُ الْحَرْفُ
Suatu nama tempat, yang padanya huruf dibentuk (atau diucapkan).
Oleh sebab itu, secara istilah bahwa makhorijul huruf dapat diartikan sebagai tempat keluarnya huruf saat huruf itu diucapkan atau dibunyikan.
Setiap membaca Alquran, maka huruf-huruf yang ada haruslah dibunyikan sesuai dengan makhraj yang ada pada huruf itu sendiri.
Perlu diingat, bahwa kesalahan dalam membunyikan makhraj huruf itu adalah sebuah kesalahan dan dapat berakibat fatal.
Mengapa demikian? Sebab, kesalahan membunyikan makhraj huruf tentu dapat merubah kalimat Allah dalam Alquran itu sendiri.
Terlebih lagi, bila pembaca Alquran itu membunyikan huruf yang menyalahi arti atau merubah arti dari kalimat Allah itu sendiri baik secara sengaja maupun tidak sengaja.
Sebagai contoh, ada beberapa kalimat yang salah dalam pengucapan makhraj hurufnya. Lihatlah contoh terikut ini:
اَلْحَمْدُ الِلّهِ رَبِّ العَا لَمِيْنَ
Fokuslah pada bagian teks yang tertanda merah.
Kemudian, bila kesalahan terjadi saat membacakan kalimat itu, seperti misalnya dibaca: الْاَ لَمِيْنَ
Untuk lebih jelasnya, lihatlah tabel di bawah ini:
| Teks | Arti |
|---|---|
اَلْحَمْدُ الِلّهِ رَبِّ العَا لَمِيْنَ
| Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam. |
اَلْحَمْدُ الِلّهِ رَبِّ الْاَ لَمِيْنَ
| Segala puji bagi Allah rajanya segala penyakit. |
Tabel di atas menjelaskan bahwa kesalahan dalam membunyikan makraj huruf yang ada dalah sebuah teks Alquran.
Hanya kesalahan dalam satu huruf hijaiyah saja, dapat merubah arti dari sebuah kalimat Allah dalam Alquran.
Hal di atas menyalahi arti dan tentunya akan berdosa bagi para pembacanya. Hal ini dirasa cukup menjadikan bukti bahwa makraj huruf sewajibnya menjadi perhatian dalam melafalkan kalimat-kalimat Allah dalam Alquran.
Jangan sampai terucapkan kesalahan. Bila itu terjadi, segeralah beristigfar dan meminta ampun.